Bismillah,
Sudah lama tidak menulis dan alhamdulillah diberikan waktu kembali oleh Allah azza wa jalla.  Hari ini tepat H-1 sebelum perkuliahan semester 8 dimulai. Semoga insyaaAllah ini adalah semester terakhir di jenjang S1 yang sedang dilalui. Entah apa yang akan terjadi kemudian, namun yang jelas semua itu harus dihadapi dengan semangat dan serius. Cuma di kampus ini atau mungkin di jurusan saya, hari pertama kuliah (Senin) sudah ada PR dan masuk jam 7 pagi. #semangat

Akan selalu ada rasa khawatir tentang hari esok dan masa depan yang selalu dihembuskan oleh syaithan -musuh Allah- padahal manusia diperintahkan untuk berusaha dan bertawakal kepada Allah azza wa jalla. Dengan itu pun kita membuat rencana-rencana harian, bulanan, tahunan, atau bahkan beberapa tahun kedepan. Itu baik dan tentu sangat diperlukan untuk dijadikan sebagai parameter-parameter capaian hidup. Satu per satu mungkin terjadi menjadi kenyataan alhamdulillah,  namun tak jarang Allah takdirkan lain dan bahkan lebih banyak yang meleset kepada realitas yang lain. Tak jarang kita kecewa namun beberapa saat kemudian hati kembali terhibur, sebab tidaklah Allah mengganti sesuatu melainkan dengan sesuatu yang lebih baik darinya.

عَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. [Surat Al-Baqarah (2) ayat 216]

Oleh karenanya jika Allah membuat meleset satu rencana yang telah direncakan oleh kita pada rencana yang lain (yang selalu diawal kita sedih atau kecewa, namun seiring berjalannya waktu ada hikmah di balik itu semua) maka yakinlah Allah azza wa jalla maha mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya.

Sehebat dan sedetail apapun manusia merencanakan suatu rencana untuk dirinya. Pada hakikatnya seorang hamba tidak mengetahui sedikit pun. Ingat sedikit pun tentang apa yang akan terjadi bulan depan, manusia tidak akan pernah tahu. Jangankan bulan depan , manusia pun tidak akan mengetahui apa yang akan terjadi minggu depan terhadap dirinya. Jangankan minggu depan pun manusia tidak akan mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi pada harinya ESOK!

Semua hal yang ghaib adalah ilmu Allah azza wa jalla yang tidak akan kita ketahui setelah hal tersebut terjadi. Allah azza wa jalla berfirman

إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. [Surat Luqman (31) ayat 34]

Disebutkan bahwa maksud dari (Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok) apakah kebaikan ataukah keburukan, tetapi Allah azza wa jalla mengetahuinya (Tafsir Al-Jalalayn surat Luqman ayat 34 versi online)

Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalama bersabda:

مفاتيح الغيب خمس: إن الله عنده علم الساعة, وينزل الغيث ويعلم ما في الأرحام, وما تدري نفس ماذا تكسب غدا وما تدري نفس بأي أرض تموت إن الله عليم خبير

“Kunci yang ghaib itu ada lima perkara: “Sesungguhnya hanya pada Allah sajalah pengetahuan tentang hari kiamat. Dialah yang menurunkan hujan, Dia mengetahui apa yang dalam rahim, seseorang tidak mengetahui apa yang akan dikerjakannya esok harinya, dan ia juga tidak mengetahui di bumi mana ia akan meninggal dunia. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”

Manusia boleh berencana tapi Allah azza wa jalla jualah yang menentukan. So, tetap semangat, berdoa, berusaha dan bertawakal terus kepada Allah azza wa jalla tentang apa yang akan kita hadapi di depan.

Semangat! semester terakhir insyaaAllah dan terus bersabar selagi menikmati tiap detik-detik kesabaran yang indah ini.

 إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. [Surat Az-Zumar (39) ayat 10]

Washallallahu ‘ala nabiyyina muhammad wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in.

Deni Setiawan
Depok, 17/1/2016 atau bertepatan dengan 7 Rabiul Akhir 1437 H
Selesai beberapa saat sebelum adzan Shubuh pagi ini.