Ada kabar gembira buat para bujang(an/wati). (included myself)

Pernahkah kita galau? memikirkan si dia secara berlebihan? pikiran kita disibukkan oleh si dia –melulu-. Khawatir dengan masa depan, bagaimana ini bagaimana itu, dengan siapa aku nanti? jodoh kita siapa? Waktu kita dibuang-buang dengan hal yang gak ada manfaatnya sama sekali, tak merubah apa yang sudah ditetapkan Allah azza wa jalla Sedikit pun.

Yang ada hanya luka yang semakin dalam kita torehkan, semakin tinggi angan-angan, semakin jauh khayalan, maka akan semakin sakit saat realita kembali menyapa.

Siapa yang tak kenal Syaikh Shalih Al Maghamisi, yang kalo lihat kajiannya, bawaannya pengen nangsis,,,, kadang syaikhnya nangis tapi kita bingung ini apa yang bikin beliau nangis yaa? (mungkin karena kita gak ngerti, terlalu polos atau emang hati kita yang udah keras membatu). pokoknya sependek pengetahuan saya tentang beliau, video kajian beliau pasti ada bagian beliau nangis terharu gitu, MasyaaAllah lembut banget hatinya beliau ini.

Dari tahun ketahun pasti selalu ada aja yang nge-share video kajian beliau di fanspage2 islami. biasanya dikasih judul nya macem2 (tonton ini dan bersiap-siap anda menangis, Kajian menyentuh hati, oase islam menyentuh hati, dan macem2 orang ngasih judul) ini link youtube kajian tersebut bisa ditonton disini

(nikmat paling besar -maksudnya Islam)

Suatu ketika dikajian beliau ada yang nanya, kira2 gini.

> Wahai syaikh apa obat bagi pemuda yang sedang mengalami penyakit (al-isyq) -kasmaran cinta-? Sungguh ini benar2 menyempitakan hidupku.

coba tebak jawabannya apa??
Pasti yang sering kita denger di kajian2 ustadz, atau nasihat2 dari orang, atau baca2 di website2. solusinya kalo gak NIKAH ya PUASA, iya gak?
sampe hafal mungkin 2 solusi itu.

Mainstream banget jawabannya (mungkin), tapi emang iya sih…. itu udah paling manjur karena Rasulullah sendiri yang bilang

يَا مَعْشَرَ اَلشَّبَابِ ! مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ اَلْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ , فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ , وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ , وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ, فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu menikah, maka hendaklah dia menikah karena nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Sedang barangsiapa yang belum mampu maka hendaknya dia berpuasa karena puasa itu akan menjadi tameng baginya.” [HR Bukhari Muslim]

Puasa mungkin sudah, NIKAH? tapi untuk solusi yang satu ini gak bisa pakeeet kilattt bro, besok langsung nikah?? lah calon nya aja mana? emang ada yang mau sama saya?wkwkwk

>>>apa jawaban syaikh?
Jawaban ini jarang banget saya denger dari orang2 yang menasehatiku tentang masalah ini, karena biasanya ngasih solusinya kalo gak PUASA ya NIKAH, emang nikah dikira loo gampang cuy?

[Jawaban Syaikh] << menurut saya cukup anti-mainstream, singkat tapi menurut saya juga gak kalah joss dan dalemmmm…

PERTAMA, Obat paling mujarab untuk perkara ini adalah kamu menggantungkan dirimu hanya kepada Allah saja semata. karena siapa yang mencintainya dengan sebenar2nya cinta, maka kita gak mungkin berpaling kepada siapapun dari makhluqnya. hati kita senantiasa terikat kepadanya saja.

KEDUA, Kiat selanjutnya, hendaknya kamu shalat dua rakaat (shalat sunnah apa saja,shalat sunnah mutlak, dst) lalu setelah itu kamu berdoa

اللهم املأ قلبي محبة لك
(allahumamla’ qolbiyy mahabbatan laka, ya Allah penuhi hatiku dengan kecintaan kepadaMU)

و إقبالا عليك و حيائ منك
(wa iqbalaan ‘alayka wa haya an minka, dan palingkan (hatiku) kepada rasa cinta kepada-mu saja, dan hidupkan (hatiku) dengan rasa cinta kepada-Mu.

Kemudian, letakkan tangan didadamu, lalu berdoa

اللهم اشرح صدري و حصّن فرج

(allahummsyrah shodriyy, wa hashshin farji)
entah hashshin atau hassin ( antara pake shad atau huruf siin ) kedengerannya pake huruf shad sih.

Ya allah lapangkanlah dadaku dan (kalo pake shad, artinya bentengilah, kalo pake huruf siin, artinya perbaikilah) -bentengilah/perbaikilah kemaluanku.

sesungguhnya (dengan berdoa kepada allah) terdapat karunia yang agung .Semoga allah menjadikan hati kita terpaut terus kepadaNya.

(silahkan koreksi terjemahannya, suara beliau ini terkenal dengan serak serak basah gimana gitu, jadi gak begitu kedengaran jelas)

—–

Gimana, dalem banget bukan doanya? tapi sampai sekarang saya belum tau apakah doa itu shahih dari nabi (hadits) atau bukan. kayannya sih bukan, itu doa kaya biasa aja yang diucapkan langsung, kita boleh berdoa dengan bahasa apa aja kan? nah mungkin itu doa biasa yang kebetulan syaikhnya berbahasa arab. tapi mungkin doa itu ada riwayatnya yang saya belum tau, kalo ada kasih tau saya.

terkadang kita lupa, meminta langsung kepada Allah (berdoa) dengan sepenuh hati. Kita lupa bahwa hanya Dia lah yang membolak-balikan hati manusia. hati kita berada di antara dua jari jemari Allah. Maka sudah selayaknya hanya rasa cinta yang mendalam kita persembahkan untuknya. Rindu Rindu Rindu Rindu Rindu Rindu Rindu Rindu Rindu bertemu dengan Wajah-Nya di akhirat nanti. aamiiinnnn

Video beliau bisa dilihat disini

Deni Setiawan (yang mengharapkan ampunan-Mu)
Bandung, Jawa Barat