Allah ta’ala berfirman,

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ
تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا
تَعْلَمُونَ
 

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula)
kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang
kamu tidak mengetahui.”

(Qs.Al-Baqarah : 216)

Ibnul Qayyim berkata, “Ayat ini menyimpan sejumlah hikmah, rahasia dan kemaslahatan bagi manusia. Karena apabila seseorang mengetahui bahwa sesuatu yang dibenci terkadang mendatangkan sesuatu yang disukai, dan sesuatu yang disukai terkadang mendatangkan sesuatu yang dibenci, tentu ia tidak akan merasa aman dari duka di kala suka dan tidak akan putus asa dari suka di kala duka. Kerena ia tidak mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Sedangkan Allah mengetahui apa yang tidak diketahui manusia.

(al Fawa-id, hal. 146)

 

Deni Setiawan

-saudaramu yang sama-sama sedang belajar

17.01 Rabu, 11 Rabbi’1 1436 H